Hub
Hub merupakan pembagi sinyal data bagi Network Interface Card (NIC) dan
sekaligus berfungsi sebagai penguat sinyal. Hub
tidak memiliki fasilitas untuk routing, sehingga semua informasi
yang datang akan dikirimkan ke sebuah komputer.
Modem
Modem berasal dari singkatan MOdulator DEModulator.
Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal kedalam sinyal pembawa (Carrier) dan siap untuk dikirimkan,
sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang
berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa (carrier) yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima
dengan baik. Modem merupakan
penggabungan kedua-duanya, artinya modem
adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh
dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut “modem”.
Bridge
Berfungsi seperti repeater atau hub tetapi lebih
pintar karena bekerja pada lapisan data link sehingga mempunyai kemampuan untuk
menggunakan MAC address dalam proses pengiriman frame ke alamat yang dituju.
Bridge juga adalah perangkat yang berfungsi menghubungkan
beberapa jaringan terpisah. Bridge bisa menghubungkan tipe jaringan berbeda
(seperti Ethernet dan Fast Ethernet) atau tipe jaringan yang sama. Bridge
memetakan alamat Ethernet dari setiap node yang ada pada masing-masing segmen
jaringan dan memperbolehkan hanya lalu lintas data yang diperlukan melintasi
bridge. Ketika menerima sebuah paket, bridge menentukan segmen tujuan dan
sumber. Jika segmennya sama, paket akan ditolak; jika segmennya berbeda, paket
diteruskan ke segmen tujuannya. Bridge juga bisa mencegah pesan rusak untuk tak
menyebar keluar dari satu segmen.
Repeater
Berfungsi untuk menerima sinyal kemudian meneruskan kembali sinyal yang diterima dengan kekuatan yang sama. Dengan adanya repeter, sinyal dari suatu komputer dapat komputer lain yang letaknya berjauhan.
Switch
Switch atau lebih dikenal
dengan istilah LAN switch merupakan perluasan dari konsep bridge. Ada dua
arsitektur dasar yang digunakan pada switch, yaitu cut-through dan
store-and-forward.
·
Switch cut-through
memiliki kelebihan di sisi kecepatan karena ketika sebuah paket datang, switch
hanya memperhatikan alamat tujuan sebelum diteruskan ke segmen tujuannya.
·
Switch store-and-forward merupakan
kebalikan dari switch cut-through. Switch ini menerima dan menganalisa seluruh
isi paket sebelum meneruskannya ke tujuan dan untuk memeriksa satu paket
memerlukan waktu, tetapi ini memungkinkan switch untuk mengetahui adanya
kerusakan pada paket dan mencegahnya agar tidak mengganggu jaringan.